INILAH 8 MITOS Tentang Penyakit Diabetes Yang Sering Beredar di Masyarakat

gula darah

Ada banyak Mitos yang beredar ditengah-tengah masyarakat sehubungan dengan penyakit gula darah, yang akan kita bahas adlah Diabetes.

Sebagian besar Mitos yang berkembang tersebut sangatlah keliru, bahkan menyesatkan apa saja mitos seputar diabetes ?

Simak penjelasan lengkapnya disini.

Mitos 1. Diabetes adalah penyakit menular

Anggapan bahwa penyakit Diabetes merupakan penyakit Menular adalah anggapan yang salah besar. Diabetes sama sekali tidak menular, tapi memang memiliki faktor risiko berupa faktor genetik atau keturunan.

Diabetes bukanlah penyakit yang disebabkan oleh serangan virus atau bakteri yang kemudian dapat menular kepada orang lain.

BACA JUGA : Obat Alami Diabetes ini TERBUKTI Mampu TURUNKAN Gula Darah Tinggi Anda Dalam Waktu 3 Hari.

Mitos 2. Diabetes adalah penyakit yang pasti diturunkan

Diabetes memang berpotensi diturunkan, Akan tetapi, seseorang yang memiliki riwayat keluarga diabetes tidak bisa diprediksi apakah nantinya ia mengidap diabetes atau tidak.

Faktor keturunan ibarat sebuah bibit. Apakah bibit itu akan tumbuh atau tidak tentu sangat tergantung dengan faktor lain.

Banyak kasus yang membuktikan, orang yang memiliki faktor risiko diabetes tidak pernah mengidap diabetes seumur hidupnya.

Jadi, anak yang memiliki riwayat orang tua diabetes, TIDAK PASTI akan mengidap diabetes nantinya.

Mitos 3. Diabetes tidak boleh berolahraga

Mitos ini tidak sepenuhnya benar. Memang dalam kondisi – kondisi tertentu diabetes tidak disarankan melakukan olahraga, karena dikhawatirkan mengalami cidera atau dampak-dampak buruk lainnya.

Tapi secara umum Diabetes justru dianjurkan untuk berolahraga secara teratur karena dapat mengoptimalkan penggunaan energi dalam tubuh dan mencegah kelebihan energi yang tersimpan sebagai lemak.

Olahraga pun dapat melancarkan peredaran darah dan meningkatkan sensivitas insulin.

Mitos 4. Penyebab diabetes adalah makanan dan minuman yang manis

Betul, asupan gula memang berpengaruh, tapi bukan penyebab tunggal terkena diabetes. Bahkan untuk diabetes tipe 1, proses terjadinya sama sekali tidak hubungannya dengan asupan gula darah.

Diabetes tipe 1 terjadi karena adanya kerusakan organ pankreas yang tidak diketahui pemicunya, sedangkan diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup, kurang aktivitas, keturunan dan lain sebagainya.

Mitos 5. Diabetes tidak boleh mengonsumsi gula atau makanan manis sama sekali

Diabetes mutlak harus mengendalikan asupan sumber-sumber makanan yang masuk kedalam tubuh. Pasalnya, asupan Makanan berpengaruh terhadap kadar glukosa darah.

Jika diabetes sembarangan Makan tanpa ada pengendalian tentang jenis dan jumlah Makanan yang dikonsumsi, Maka naiknya gula darah akan tidak terkendali. Ini akan berakibat buruk pada kondisi diabetes yang diderita.

Akan tetapi fakta ini kemudian membuat diabetes menyetop sama sekali asupan gula. BUKAN DISTOP, tapi DIBATASI dan DIKONTROL, diabetes bisa menggunakan gula alternatif yang sekarang banyak dijual khusus untuk diabetes.

Tidak mengonsumsi gula sama sekali bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah, dan hal ini mengakibatkan dampak yang fatal, yaitu terjadinya hipoglikemia.

BACA JUGA : Ramuan OBAT DIABETES Yang Mampu Menurunkan Gula Darah 330 POIN !

Mitos 6. Diabetes tidak bisa makan enak

Diabetes tetap bisa makan enak seperti hanya orang normal biasa hanya saja, apa yang dimakan dan diminum perlu dikontrol dan diapantau dengan cara diet agar gula darah selalu normal. Tapi hal ini tidak mengurangi kenikmatan makan pada diabetes.

Mitos 7. Diabetes akan bergantung pada obat seumur hidupnnya

Mitos ini sebagian besarnya SALAH. Diabetes tidak mutlak mengonsumsi obat diabetes seumur hidupnya. Obat diabetes hanya diperlukan apabila gula darah masih belum terkendali walaupun Anda sudah mengatur pola makan dn melakukan aktivitas fisik.

Pada diabetes tipe 1, memang diabetes harus mendapat suntikan insulin seumur hidupnya, Tapi untuk diabetes 2 hal ini tidak berlaku

Mitos 8.  Gula darah sedikit di atas normal tidak berbahaya

Anggapan ini bisa dibilang anggapan yang menyesatkan. Banyak orang menyepelekan kondisi tubuhnya karena mengikuti anggapan tersebut. Padahal, kondisi pradiabetes (gula darah antara batas normal hingga diagnosis diabetes) adalah kondisi rawan.

Gula darah yang berada diatas normal, meskipun sedikit, jika terjadi dalam rentang waktu yang lama dapat mengakibatkan komplikasi berat lainnya, berupa kerusakan berbagai organ dan akibatnya timbul berbagai penyakit seperti jantung, stroke, dan lain-lain.

Semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Terkait Lainnya :

Related Post

WASPADAI Kadar Gula Darah Penderita Diabetes Glukosa atau gula darah sangat penting bagi tubuh. Namun posisi kadar gula darah harus berada pada titik aman, tidak boleh kurang atau berlebihan. Ke...
INILAH 5 Daftar Makanan Penambah Glukosa Untuk Ibu... Pada masa kehamilan seorang wanita mengalami penurunan kemampuan tubuh untuk dapat bekerja dengan maksimal. Selain itu, ibu hamil juga sering mengala...
INILAH 4 Tips Olahraga Bagi Penderita Diabetes Disampaikan dalam penelitian yang ditulis oleh dr. Regina bahwa olahraga  dapat memberikan manfaat bagi diabetes sebagai berikut : Meningkatkan...
MENGULAS Efek Kayu Manis Bagi Penderita Diabetes M... Kayu manis yang banyak dikonsumsi sebagai bahan tambahan dalam beragam hidangan, juga memiliki manfaat sebagai obat tradisional. Kayu manis diyakin...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *