Ini MANFAAT Menakjubkan dari Terapi Gizi Pengobatan Diabetes Melitus

pengobatan diabetes melitusDalam sebuah pelayanan dan perawatan untuk penderita diabetes, ketelatenan seorang pasien dalam mengelola gizi dan perencanaan makanan merupakan suatu kendala yang dihadapi oleh tim medis.

Untuk menyiasati itu, terapi gizi menjadi salah satu komponen utama yang bisa menciptakan keberhasilan atas ketidaktelatenan pasien tersebut.

Menurut The American Diabetes Association (ADA) 2003 ada 4 komponen model yang diterapkan untuk melakukan terapi gizi ini, yaitu :

  1. Assesment/pengkajian gaya hidup pasien.
  2. Partisipasi pasien.
  3. Pemilihan gizi yang baik.
  4. Evaluasi perencanaan terapi gizi itu sendiri.

Tidak hanya itu, komponen ini pun memerlukan pendekatan tim juga yang terdiri dari dokter, seseorang yang membantu untuk diet (dietisien), perawat dan petugas kesehatan yang lain.

BACA JUGA : Obat Alami Diabetes ini TERBUKTI Mampu TURUNKAN Gula Darah Tinggi Anda Dalam Waktu 3 Hari.

Tujuan Terapi Gizi Untuk Diabetes

Tujuan dari terapi gizi medis ini adalah memperbaiki kualitas gizi bagi penderita diabetes dengan cara berolahraga juga untuk mendapatkan kontrol metabolic yang lebih baik. Selain itu, tujuan lain dari terapi gizi medis untuk diabetes ini adalah :

  • Mempertahankan kadar gula darah agar mendekati normal dengan dibantu oleh asupan makanan yang seimbang dengan insulin.
  • Memberikan energy yang cukup yang digunakan untuk mencapai ataupun mempertahankan berat badan yang seimbang pada orang dewasa.
  • Memberikan energy yang cukup untuk perkembangan pada anak dan remaja.
  • Untuk ibu hamil, dapat meningkatkan kontrol metbabolik.
  • Menghindari komplikasi akut diabetes.
  • Meningkatkan kesehatan secara menyeluruh melalui gizi yang optimal.

Langkah-langkah Terapi Gizi

  1. Pengkajian dapat dilakukan melalui wawancara atau kuisioner. Informasi yang harus dikumpulkan adalah berupa data klinis seperti kadar gula darah, kadar lemak darah (kolesterol total, LDL, HDL, trigliserida).
  2. Menentukan tujuan yang akan dicapai. Tujuan yang dicapai yaitu mampu membantu pasien diabetes melakukan perubahan positif terkait kebiasaan makan dan olahraga yang berdampak pada membaiknya kadar gula darah dan lemak darah.
  3. Intervensi gizi. Intervensi gizi dilakukan apabila sudah dilakukan pengkajian gizi dan tujuan yang akan dicapai. Ada 2 tahap dalam melakukan intervensi gizi, yaitu intervensi gizi dasar dan intervensi gizi lanjutan. Intervensi gizi dasar adalah yang memberikan gambaran tentang gizi, kebutuhan zat gizi, petunjuk pelaksanaan terapi gizi, dan informasi yang berguna untuk pasien. Intervensi gizi lanjutan adalah pendekatan yang melibatkan perencanaan makan yang lebih mendalam seperti menu, penghitungan kalori, penghitungan lemak, daftar penukar bahan dan lain-lain.
  4. Evaluasi merupakan bagian yang sangat penting pada proses terapi gizi. Dietisien dan pasien bersama-sama menetapkan hasil intervensi. Pada tahap terapi ini, pemecahan masalah menjadi sangat pentung untuk membantu pasien menetapkan tujuan yang baru untuk intervensi lebih lanjut. Tindak lanjut anak-anak dianjurkan dilakukan setiap 3-6 bulan, sedangkan pada orang dewasa setiap 6-12 bulan.

BACA JUGA : Ramuan OBAT DIABETES Yang Mampu Menurunkan Gula Darah 330 POIN !

Terapi Gizi Pada Diabetes Melitus Tipe 1

Terapi Gizi Pada Diabetes Melitus Tipe 1

Untuk penderita DM 1 perlu ditetapkan perencanaan makan berdasarkan asupan makan sehari hari pasien dan ini digunakan sebagai dasar untuk menghubungkan terapi insulin dengan pola makan dan olahraga yang rutin dilakukan oleh pasien. Pasien yang melakukan terapi inslin sebaiknya makan pada waktu yang telah ditentukan dan sinkron dengan waktu kerja insulin yang digunakan. Selanjutnya pasien perlu memantau kadar gula darah yangs esuai dengan dosis indulin dan jumlah makanan yang dimakan.

Terapi Gizi pada Diabetes Melitus Tipe 2

Terapi Gizi pada Diabetes Melitus Tipe 2

Pada penderita DM 2, terapi gizi sebaiknya difokuskan pada pengendalian glukosa, lipid dan hipertensi. Penurunan berat badan dan diet untuk pasien yang gemuk biasanya dapat memperbaiki kadar glikemik untuk waktu jangka pendek dan berpotensi meningkatkan kontrol metabolic untuk jangka panjang. Diet dengan memakan makanan dengan kalori yang sangat rendah pada umumnya tidak terlalu efektif untuk penurunan berat badan jangka panjang. Perlu ditekankan bahwa tujuan diet sebenarnya adalah pengendalian glukosa dan juga lipid, bukan hanya penurunan berat badan. Perencanaan makanan untuk DM 2 sebaiknya dilakukan menggunakan makanan yang memiliki kandungan gizi yang cukup dan disertai dengan pengurangan konsumsi lemak terutama lemak jenuh. Pengaturan porsi makan harus diatur dengan baik sehingga asupan gizi juga dapat terjaga. Dengan menjaga pengontrolan glukosa dan lipid maka akan dapat meningkatkan kontrol diabetes pula walaupun berat badan idaman belum tercapai.

Kebutuhan Zat Gizi Pasien Diabetes Pada Terapi Gizi

Kebutuhan Zat Gizi Pasien Diabetes Pada Terapi Gizi

  • ADA menganjurkan untuk mengkonsumsi10-20 persen energy dari protein total.
  • Total lemak. Dianjurkan kurang dari 7 persen dari lemak jenuh dan tidak lebih dari 10 persen lemak jenuh ganda. Anjuran asupan lemak di Indonesia adalah 20-25 persen.
  • Lemak jenuh dan kolesterol. Tujuan utama pengurangan lemak jenuh dan kolesterol ada;ah untuk menurunkan resiko penyakit kardiovaskular.
  • Karbohidrat dan pemanis. ADA merekomendasikan untuk menkonsumsi buah dan susu yang terbukti mempunyai respon glikemik yang lebih rendah. Walapun tepung-tepungan juga bisa namun prioritas utama lebih kepada total karbohidrat yang dikonsumsi, bukan pada sumber karbohidrat. Anjuran konsumsi karbohidrat untuk penderita diabetes adaah 45-65 persen.
  • Asupan serat yang dianjurkan untuk penderita diabetes sama dengan mereka yang tidak menderita diabetes, yaitu 20-35 gram seear dari berbagai sumber bahan makanan.
  • Anjuran nya yaitu tidak lebih dari 3000 mg, sedangkan bagi penderita kadar gula darah rendah dianjurkan 2400 mg perhari.
  • Alkohol dapat meningkatkan resiko hipoglikemia pada mereka yang menggunakan isnulin. Karen itu sebaiknya konsumsilah alcohol pada saat makan. Asupan kalori dari alcohol digunakan untuk penukar lemak. Namun alcohol tidak boleh dikonsumsi apabila kadar glukosa darah belum terkendali, kadar trigliserida meningkat, sedang menggunakan obat insulin dan memilki penyakit tertentu seperti ginjal dan jantung. Alkohol juga tidak dianjurkan diminum bila perut kosong karena akan menyebabkan hipoglikemia serta dapat menganggu kesaran sehingga dapat membuat pola makan menjadi berantakan.
  • Vitamin dan mineral. Apabila asupan gizi telah tercukupi biasanyatidak perlu menambah suplemen vitamin dan mineral. Hanya saja bagi penderita diabetes yang kekurang magnesium maka dapat mengkonsumsi suplemen kalium.

Semoga bermanfaat dan sehat selalu.

Related Post

Obat Alami Diabetes Ini Terbukti Turunkan Gula Dar... HERBIBET JAMU TRADISIONAL DIABETES KENALI DIABETES SEJAK DINI Herbibet merupakan ramuan herbal untuk DIABETES yang diracik dengan ...
4 Tips AMPUH INI Membantu Pencegahan Penyakit Diab... Penyakit diabetes mellitus (DM) yang lebih dikenal di Indonesia dengan sebutan penyakit kencing manis merupakan salah satu penyakit yang prevalensin...
BAGAIMANA Cara Penatalaksanaan Diabetes Melitus It... Pemantauan kadar gula darah tinggi merupakan tujuan dari penatalaksanaan yang dikenal sebagai empat pilar penatalaksanaan diabetes melitus, yang melip...
8 Langkah Praktis Pencegahan Diabetes Melitus Mencegah lebih baik daripada mengobati. Bunyi pepatah yang sudah sangat lama ini masih sangat relevan hingga sekarang. Pencegahan penyakit merupakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *