13 Tips Terhindar Dari Komplikasi Diabetes Melitus

Perawatan diabetes merupakan tanggung jawab seumur hidup bagi Anda yang mengidapnya. Pertimbangkan 13 tips ini, berikut tipsnya…

Diabetes melitus merupakan penyakit yang serius. Anda perlu mengikuti rencana pengobatan yang teratur dengan komitmen “round-the-clock”. Tapi, usaha Anda tetap yang utama.

Berhati-hati dalam perawatan diabetes melitus dapat mengurangi resiko penyakit komplikasi yang lebih serius, bahkan dapat membahayakan jiwa.

Berikut ini adalah 13 Tips Menghindari Komplikasi Diabetes Melitus yang dapat mengambil peran penting dalam perawatan diabetes Anda di masa depan :

BUAT KOMITMEN UNTUK MERAWAT DIABETES ANDA
Beberapa anggota dan tim medis yang bertanggung jawab untuk merawat diabetes Anda, seperti dokter, perawatan, ahli gizi, misalnya. Mereka dapat membantu Anda mempelajari dasar-dasar perawatan duabetes dan dapat memberi dukungan penuh. Tapi, itu kembali kepada kondisi Anda.

Anda dapat mempelajari semuanya tentang diabetes. Seperti membuat menu makanan sehat dan aktivitas rutin harian. Menjaga berat badan yang sehat juga perlu.

Selalu cek dan monitor kadar gula darah Anda dan ikuti petunjuk dokter untuk mengelola kadar gula darah Anda agar tetap normal. Mintalah tim medis ahli diabetes untuk membantu ketika Anda membutuhkannya.

JANGAN MEROKOK

Merokok dapat meningkatkan resiko berbagai komplikasi diabetes, termasuk :

  • Berkurangnya aliran darah di kaki, yang dapat menyebabkan infeksi, bisul dan amputasi
  • Penyakit jantung
  • Stroke
  • Gangguan mata, yang dapat menyebabkan kebutaan dan kerusakan saraf
  • Penyakit ginjal

Bicarakan dengan dokter Anda tentang cara-cara untuk membantu Anda berhenti merokok.

JAGA TEKANAN DARAH DAN KOLESTEROL DI ANGKA NORMAL

Sama halnya seperti diabetes, tekanan darah tinggi dapat merusak pembuluh darah Anda. Kolesterol tinggi juga dapat menyebabkan kekhawatiran karena kerusakan yang terjadi seringkali lebih buruk dan lebih cepat muncul ketika Anda terserang diabetes. Ketika gejala ini muncul, kemungkinan dapat menyebabkan serangan jantung, stroke atau kondisi yang mengancam jiwa lainnya.

Makan makanan yang sehat, diet rendah lemak dan berolahraga secara teratur adalah beberapa cara untuk mengontrol tekanan darah tinggi dan kolesterol. Dokter mungkin juga akan merekomendasikan resep obat.

JADWALKAN PEMERIKSAAN FISIK DAN MATA SECARA RUTIN

Jadwalkan pemeriksaan diabetes 2-3 kali setahun, selain pemeriksaan mata dan fisik tahunan Anda.

Selama pemeriksaan fisik, dokter akan bertanya tentang tingkat nutrisi dan aktivitas Anda dan mencari setiap komplikasi yang berkaitan dengan diabetes, termasuk tanda-tanda kerusakan ginjal, kerusakan saraf dan penyakit jantung serta masalah medis lainnya.

Spesialis mata Anda akan memeriksa tanda-tanda kerusakan retina, katarak dan glaukoma.

PASTIKAN VAKSIN ANDA UP-TO-DATE

Gula darah tinggi dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh Anda, yang membuat vaksin menjadi lebih penting daripada sebelumnya. Tanyakan kepada dokter Anda tentang :

  • Vaksin flu. Sebuah vaksin flu tahunan dapat membantu Anda tetap sehat selama musim flus serta mencegah komplikasi serius dari flu.
  • Vaksin pneumonia. Kadang-kadang vaksin pneumonia hanya membutuhkan satu tembakan. Jika Anda memiliki komplikasi diabetes dan berusia 65 tahun atau lebih, Anda mungkin perlu vaksinasi 5 tahun.
  • Vaksin hepatitis B. Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit merekomendasikan vaksin hepatitis B untuk rang dewasa dengan diabetes yang sebelumnya tidak menerima vaksin dan usianya lebih mudah dari 60 tahun.
    Jika Anda berusia 60 tahun atau lebih dan tidak pernah menerima vaksin hepatitis B, maka bicarakan dengan dokter Anda. Tetaplah up-to-date dengan suntikan tetanus. Mungkin dokter Anda akan merekomendasikan vaksin lainnya juga.

JAGA KESEHATAN GIGI ANDA

Diabetes dapat menyebabkan gusi Anda rentan terhadap infeksi. Sikatlah gigi Anda setidaknya 2 kali sehari. Periksalah gigi Anda setidaknya 2 kali dalam setahun. Panggil dokter Anda jika mengalami gusi berdarah, terlihat merah atau bengkak.

PERHATIKAN KAKI ANDA

Gula darah tinggi dapat mengurangi aliran darah dan merusak saraf di kaki Anda. Luka dan lecet dapat menyebabkan infeksi serius. Diabetes juga dapat menyebabkan nyeri, kesemutan atau mati rasa pada kaki Anda.

Untuk mencegah masalah kaki yang perlu Anda lakukan adalah :

  • Cuci kaki Anda secara rutin setiap hari dengan air suam-suam kuku.
  • Hindari merendam kaki Anda karena hal ini dapat menyebabkan kulut kering.
  • Keringkan kaku Anda dengan lembut, terutama di antara jari kaki.
  • Lembapkan kaki dan pergelangan kaki dengan lotion. Jangan menaruh minyak atau krim terlalu banyak diantara jari jari, karena dapat menyebabkan infeksi.
  • Periksa kaki Anda setiap hari jika terjadi kapalan, lecet, luka, kemerahan atau bengkak.

Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki masalah pada kaki atau lainnya yang tidak kunjung sembuh dalam beberapa hari.

PERTIMBANGKAN KONSUMSI ASPIRIN SETIAP HARI

Mengonsumsi dosis rendah aspirin setiap hari dapat mengurangi resiko serangan jantung dan stroke. Tanyakan kepada dokter Anda apakah terapi aspirin setiap hari sesuai untuk Anda.

TANPA KONSUMSI ALKOHOL

Alkohol dapat menyebabkan gula darah tinggi atau rendah, tergantung pada seberapa banyak Anda minum dan apakah Anda makan pada waktu yang sama. Jika Anda memilih untuk minum, iringilah dengan makan. Ingatlah untuk menghitung kalori dari alkohol yang Anda minum dengan menghitung kalori harian Anda.

KELOLA STRES DENGAN SERIUS

Jika Anda sedang stres, Anda akan mudah untuk mengabaikan rutinitas perawatan diabetes yang biasa Anda lakukan. Hormon di tubuh Anda dapat menghasilkan respon terhadap stres berkepanjangan, hal ini dpaat mencegah insulin bekerja dengan baik dan hanya akan membuat masalah lebih buruk.

PILIHLAH ASUPAN KARBOHIDRAT DENGAN HATI-HATI

Ketika Anda mengidap diabetes, tidak berarti Anda tidak mengonsumsi karbohidrat sepenuhnya. Pilihlah jenis karbohidrat yang dapat memecah dalam tubuh secara perlahan dan yang menyediakan energi yang stabil.

Konsumsilah biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran segar serta buah-buahan. Anda pun bisa memakan buah meskipun manis. Yang terpenting adalah makan dengan jumlah karbohidrat yang tepat setiap kali makan.

Seorang ahli diet atau dokter gizi dapat membantu Anda mempelajari seberapa banyak karbohidrat yang tepat untuk Anda.

TIDURLAH YANG CUKUP

Tidur yang terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan untuk makan makanan tinggi karbohidrat. Hal tersebut dapat menyebabkan penambahan berat badan, meningkatkan risiko komplikasi seperti penyakit jantung.

Jadi tidurlah yang cukup selama tujuh atau delapan jam tidur setiap malam. Jika Anda memiliki sleep apnea, dengan pengobatan, Anda dapat meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan kadar gula darah.

KURANGI KONSUMSI GARAM

Kurangi garam dalam pola makan Anda. Hal ini dapat membantu menurunkan tekanan darah dan melindungi ginjal. Tidak menggarami makanan Anda tidak lah cukup.

Sebagian besar garam berasal dari makanan olahan. Hindari makanan yang sudah diolah dan gunakan bahan-bahan segar sebisa Anda. Ketika Anda memasak, bumbui makanan dengan bumbu dan rempah-rempah sebagai pengganti garam.

Orang dewasa berusia lebih dari 51 tahun serta individu dengan tekanan darah tinggi, diabetes, atau penyakit ginjal kronis harus mengurangi asupan natrium/sodium hingga 1.500 mg sehari, ini berarti kurang dari setengah sendok teh garam.

Dari penjelasan diatas, tetaplah bersikap positif dengan perawatan diabetes Anda, tetaplah dalam kendali. Jika Anda bersedia untuk melakukannya dengan baik, maka diabetes akan pergi dari hidup Anda.

Salam Sehat 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *